Cek Kesiapan Akreditasi, Prodi PGMI FTIK Perkuat Mutu dan Strategi
07/04/2026 2026-04-07 14:20Cek Kesiapan Akreditasi, Prodi PGMI FTIK Perkuat Mutu dan Strategi
Cek Kesiapan Akreditasi, Prodi PGMI FTIK Perkuat Mutu dan Strategi
Purwokerto, 07/04/2026 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar kegiatan checking kesiapan akreditasi pada pukul 09.00 WIB hingga selesai di Meeting Room K.H. A. Wahid Hasyim. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka memastikan seluruh instrumen dan indikator penilaian akreditasi telah dipersiapkan secara matang, sistematis, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Pimpinan fakultas bersama tim pengelola program studi melakukan penelaahan menyeluruh terhadap dokumen akreditasi, mulai dari kelengkapan data, kesesuaian narasi, hingga kekuatan eviden pendukung. Tampak dalam forum tersebut diskusi berjalan aktif, dengan berbagai masukan konstruktif yang diarahkan untuk menyempurnakan setiap aspek penilaian.
Sekretaris Prodi PGMI, Hendri Purbo Waseso M.Pd.I., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap krusial dalam memastikan kesiapan prodi menghadapi proses asesmen. Menurutnya, akreditasi bukan hanya soal kelengkapan dokumen, tetapi juga tentang bagaimana prodi mampu merepresentasikan kualitasnya secara utuh. “Proses checking ini menjadi ruang refleksi bagi kami. Tidak hanya memastikan dokumen lengkap, tetapi juga bagaimana setiap data benar-benar menggambarkan kinerja nyata Prodi PGMI. Kami ingin menghadirkan potret prodi yang autentik, kuat, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan adanya komitmen kolektif untuk menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan FTIK.
Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik, Prof. Dr. Suparjo, M.A., dalam arahannya menekankan bahwa akreditasi harus dipandang sebagai proses strategis, bukan sekadar agenda rutin. Ia mengingatkan pentingnya konsistensi antara dokumen yang disusun dengan praktik akademik yang berjalan di lapangan. “Akreditasi adalah cerminan dari kualitas akademik kita. Karena itu, yang ditampilkan dalam dokumen harus benar-benar sinkron dengan realitas. Kunci keberhasilan ada pada integritas data, kekuatan narasi, dan sinergi seluruh elemen,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya membangun budaya mutu yang berkelanjutan, sehingga proses akreditasi tidak menjadi beban, melainkan bagian dari sistem yang terus hidup dan berkembang di dalam institusi.
Ketua Prodi PGMI, Dr. Donny Khoirul Azis, M.Pd.I., mengungkapkan bahwa berbagai langkah strategis telah dilakukan dalam beberapa waktu terakhir untuk memperkuat kesiapan akreditasi. Mulai dari evaluasi kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga penguatan capaian tridarma perguruan tinggi. “Kami telah melakukan berbagai pembenahan secara bertahap dan terukur. Saat ini, fokus kami adalah memastikan setiap indikator penilaian memiliki bukti yang kuat, relevan, dan terdokumentasi dengan baik,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja tim dalam proses ini, mengingat akreditasi menyentuh seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan, mulai dari tata kelola hingga luaran lulusan.
Dari sisi dukungan kelembagaan, Wakil Dekan II Bidang Sarana, Prasarana, dan Keuangan, Dr. Nur Fuadi, M.Pd.I., menegaskan bahwa fakultas memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan yang berkaitan dengan proses akreditasi. “Kami berkomitmen memastikan bahwa seluruh kebutuhan sarana dan prasarana, termasuk dukungan pembiayaan, dapat terpenuhi secara optimal. Akreditasi ini bukan hanya target jangka pendek, tetapi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas institusi,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesiapan infrastruktur dan tata kelola keuangan yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung tercapainya standar mutu yang diharapkan.
Kegiatan checking ini sekaligus menjadi momentum untuk menyatukan persepsi dan langkah seluruh tim dalam menghadapi tahapan akreditasi berikutnya. Dengan pendekatan yang kolaboratif dan berbasis evaluasi berkelanjutan, Prodi PGMI FTIK optimistis mampu meraih hasil akreditasi yang maksimal.
Lebih dari sekadar capaian administratif, akreditasi diharapkan menjadi refleksi nyata dari kualitas pendidikan yang terus berkembang, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menjawab tantangan zaman. Melalui upaya ini, Prodi PGMI FTIK menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan daya saing di tingkat nasional maupun global.
