Prodi MPI UIN Saizu Tembus Final Lomba Esai Nasional Faperta Fair 9 di Lombok
06/03/2026 2026-03-07 16:20Prodi MPI UIN Saizu Tembus Final Lomba Esai Nasional Faperta Fair 9 di Lombok
Purwokerto (06/03/2026) — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (Prodi MPI) FTIK UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Salah satu mahasiswanya berhasil menembus babak final dalam ajang lomba esai tingkat nasional Faperta Fair 9 yang diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram.
Mahasiswa yang berhasil lolos sebagai finalis tersebut adalah Syarifah Nadia dari UIN Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Ia berhasil melaju ke tahap final setelah karya esainya dinilai unggul oleh tim dewan juri dalam proses seleksi yang ketat.
Dalam kompetisi tersebut, Syarifah Nadia mengangkat karya berjudul “Paradoks Kebijakan Sosial dan Pendidikan: Analisis Disparitas Pengupahan Tenaga Pendidik di Tengah Program Makanan Bergizi Gratis sebagai Upaya Mewujudkan Keadilan Sosial dan Pendidikan Berkelanjutan.” Esai tersebut membahas secara kritis dinamika kebijakan sosial dan pendidikan di Indonesia, khususnya terkait kesenjangan kesejahteraan tenaga pendidik serta relevansinya dengan upaya mewujudkan keadilan sosial dan pembangunan berkelanjutan.
Ajang Faperta Fair 9 sendiri merupakan kompetisi nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi dalam bidang akademik dan inovasi. Pada tahun ini, lomba terdiri dari dua kategori utama, yakni kompetisi esai ilmiah dan business plan.
Berdasarkan pengumuman resmi panitia, para finalis yang lolos seleksi akan melanjutkan ke tahap presentasi karya secara langsung pada babak final yang akan diselenggarakan di Pulau Lombok pada tanggal 9–11 Mei 2026.
Keberhasilan ini menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan kapasitas intelektual mahasiswa Prodi MPI dalam merespons isu-isu strategis di bidang pendidikan dan kebijakan sosial. Partisipasi mahasiswa dalam kompetisi nasional semacam ini juga menjadi bagian penting dari penguatan budaya akademik, khususnya dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis, analisis kebijakan, serta penyusunan gagasan ilmiah.
Selain itu, keberhasilan tersebut juga mencerminkan semangat mahasiswa Prodi MPI untuk terus berkontribusi dalam diskursus akademik yang relevan dengan persoalan masyarakat. Melalui karya ilmiah yang dihasilkan, mahasiswa tidak hanya menunjukkan kemampuan akademik, tetapi juga menawarkan perspektif solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan di Indonesia.
Dengan lolosnya ke babak final, Syarifah Nadia akan mempresentasikan gagasan yang telah ia tulis di hadapan dewan juri dan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Momentum ini diharapkan menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring akademik sekaligus memperkenalkan kontribusi mahasiswa Prodi MPI UIN Saizu di tingkat nasional.
Prestasi ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik, serta berani menyuarakan gagasan-gagasan kritis yang konstruktif bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat.