Perkuat Mutu dan Dampak Institusi, Wadek II FTIK Motivasi Tim Borang MPI Hadapi Akreditasi
11/02/2026 2026-02-11 17:03Perkuat Mutu dan Dampak Institusi, Wadek II FTIK Motivasi Tim Borang MPI Hadapi Akreditasi
Purwokerto (11/02/2026) — Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr. Nur Fuadi, M.Pd.I., memberikan arahan dan motivasi kepada Tim Borang Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) pada pukul 14.00 WIB di Ruang Rapat Lantai 3 FTIK. Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan internal dalam rangka optimalisasi penyusunan dokumen borang akreditasi serta peningkatan tata kelola mutu program studi.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh tim penyusun borang MPI yang tengah melakukan finalisasi dan penyempurnaan berbagai dokumen pendukung. Dalam arahannya, Dr. Nur Fuadi menekankan bahwa penyusunan borang bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan proses strategis untuk memotret kualitas, capaian, serta arah pengembangan program studi ke depan.
“Borang adalah wajah akademik kita. Di dalamnya tergambar sistem tata kelola, kualitas pembelajaran, kinerja dosen, layanan kepada mahasiswa, hingga kontribusi nyata kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa budaya mutu harus menjadi kesadaran kolektif, bukan hanya saat menghadapi akreditasi, tetapi sebagai sistem kerja berkelanjutan. Penyusunan borang, menurutnya, adalah momentum refleksi untuk melihat kekuatan, mengidentifikasi kekurangan, serta merumuskan strategi peningkatan mutu secara sistematis dan terukur.
Lebih lanjut, Dr. Nur Fuadi mengaitkan proses penguatan mutu ini dengan komitmen perguruan tinggi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan ke-4 yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu program studi merupakan kontribusi nyata dalam menyediakan pendidikan tinggi yang inklusif, adil, dan berkualitas.
“Ketika kita memperkuat sistem akademik, meningkatkan kualitas lulusan, dan memastikan tata kelola yang baik, itu berarti kita sedang berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs. Pendidikan berkualitas adalah fondasi pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain SDG 4, ia juga menyinggung pentingnya tata kelola institusi yang transparan dan akuntabel sebagai bagian dari dukungan terhadap SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions). Menurutnya, akreditasi bukan hanya tentang nilai, tetapi tentang membangun institusi yang kredibel dan berintegritas.
Dalam forum tersebut, berbagai strategi teknis dibahas secara mendalam, mulai dari penguatan data kuantitatif dan kualitatif, sinkronisasi indikator kinerja utama (IKU), hingga konsistensi narasi capaian tridarma perguruan tinggi. Diskusi berlangsung dinamis dan produktif, menunjukkan komitmen tim dalam memastikan dokumen borang tersusun secara komprehensif, akurat, dan berbasis eviden.
Dr. Nur Fuadi juga memberikan motivasi agar tim tetap solid, menjaga komunikasi yang efektif, serta bekerja dengan semangat kolaboratif. Ia menekankan bahwa keberhasilan akreditasi merupakan hasil kerja bersama, bukan individu.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kondusif tersebut menjadi bukti keseriusan Program Studi MPI dalam menjaga dan meningkatkan kualitas akademik. Dengan komitmen yang kuat terhadap budaya mutu dan kontribusi pada agenda pembangunan berkelanjutan, MPI optimis mampu menunjukkan kinerja terbaiknya sebagai bagian dari FTIK yang produktif, berdampak, dan berorientasi global.