Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

FTIK UIN Saizu Adakan FGD Review Borang Akreditasi PGMI!

WhatsApp Image 2025-11-13 at 10.14.45
Berita

FTIK UIN Saizu Adakan FGD Review Borang Akreditasi PGMI!

Purwokerto, 13 November 2025. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Review Borang Akreditasi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) pada Kamis, 13 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di Meeting Room K.H. A. Wahid Hasyim dan dihadiri oleh pimpinan fakultas, tim penyusun borang, para dosen, serta dua narasumber ahli dalam bidang akreditasi pendidikan.

Kegiatan FGD ini merupakan upaya strategis untuk memantapkan penyusunan borang akreditasi PGMI yang kini harus menyesuaikan diri dengan peralihan standar LAMDIK dari versi 2.0 menuju 3.0. Pergeseran standar tersebut membawa implikasi besar terhadap cara program studi merumuskan profil mutu, menyusun data empiris, serta menunjukkan keberhasilan capaian pembelajaran dan tata kelola secara lebih terukur.

Dalam sambutannya Prof. Dr. H. Fauzi M.Ag., selaku Dekan FTIK menegaskan bahwa perubahan standar akreditasi bukan sekadar perubahan format, tetapi perubahan paradigma penjaminan mutu secara menyeluruh. Akreditasi 3.0 menuntut program studi untuk menghadirkan bukti kinerja yang lebih nyata, terstruktur, serta menggambarkan kualitas lulusan secara komprehensif.

Beliau menyampaikan bahwa fakultas selalu memberikan dukungan penuh kepada Prodi PGMI untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan ini, baik dari aspek kelembagaan, penguatan SDM, maupun dukungan dokumentasi. Dekan juga mengapresiasi komitmen tim penyusun borang PGMI yang terus menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan mutu akademik.

“FTIK tentu akan terus memberikan dukungan penuh agar PGMI dapat meraih hasil terbaik dalam proses akreditasi. Perubahan standar dari 2.0 ke 3.0 harus direspons dengan peningkatan mutu yang lebih solid, bukan sekadar penyempurnaan dokumen,” ungkap Dekan.

FGD ini menghadirkan dua narasumber yakni

  1. Hamid Samiaji, M.Pd.

Dalam sesi pertama, beliau mengulas komponen-komponen utama dalam standar LAMDIK Akreditasi 3.0, mulai dari relevansi kurikulum, proses pembelajaran, kinerja dosen, sampai tata kelola dan luaran penelitian. Hamid Samiaji menekankan pentingnya keselarasan antara narasi borang dengan bukti fisik yang disertakan.

Beliau juga memberikan feedback langsung terhadap beberapa poin dalam borang PGMI yang perlu diperkuat, terutama terkait indikator kinerja dosen, rekam jejak penelitian dan publikasi, serta keberlanjutan program kemahasiswaan yang relevan dengan visi prodi.

  1. Prof. Dr. Fauzan, M.A.

Pemateri kedua memberikan perspektif yang lebih makro terkait arah pengembangan mutu prodi. Dalam paparannya, Prof. Fauzan menekankan pentingnya PGMI untuk menunjukkan karakteristik keunggulan programnya, terutama dalam menghasilkan calon guru MI yang berkompeten, adaptif, dan memiliki sensitivitas pedagogis yang kuat.

Beliau juga menyoroti pentingnya outcome-based education (OBE) dalam penyusunan borang akreditasi. Menurutnya, LAMDIK 3.0 tidak hanya menilai proses, tetapi juga dampak nyata dari proses tersebut terhadap kualitas lulusan dan kontribusi prodi bagi masyarakat.

Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mendalam bersama seluruh tim penyusun borang. Para peserta melakukan telaah, mengidentifikasi bagian-bagian yang masih lemah, serta memperkuat strategi penyajian data.

Keterlibatan aktif dosen dan pimpinan menunjukkan bahwa akreditasi dipandang bukan sebagai tugas administratif semata, tetapi sebagai upaya kolektif untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan di Prodi PGMI.

Melalui FGD ini, Prodi PGMI semakin solid dalam mempersiapkan borang akreditasi sesuai standar terbaru. Kegiatan ini juga mengukuhkan komitmen fakultas untuk terus mendampingi program studi dalam setiap proses penjaminan mutu.

Dengan dukungan pimpinan, pemahaman mendalam dari narasumber, serta kerja tim yang konsisten, PGMI menargetkan hasil akreditasi terbaik dan mampu memperlihatkan identitasnya sebagai prodi unggulan yang mencetak guru-guru MI yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pendidikan kontemporer.