Kuliah Dosen Tamu PGMI FTIK UIN Saizu Kupas Tuntas Asesmen Autentik dalam Pembelajaran MI
14/11/2025 2025-11-16 22:31Kuliah Dosen Tamu PGMI FTIK UIN Saizu Kupas Tuntas Asesmen Autentik dalam Pembelajaran MI
Purwokerto, 14 November 2025 — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali menggelar Kuliah Dosen Tamu sebagai upaya memperkuat kompetensi pedagogik calon guru MI. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat di ruang C4 ini menghadirkan Mukhamad Hamid Samiaji, M.Pd., dosen dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), sebagai pemateri utama.
Kuliah yang mengangkat tema “Asesmen Autentik dalam Pembelajaran MI” ini menjadi ruang belajar penting bagi mahasiswa PGMI untuk memahami konsep penilaian yang sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad 21. Dalam paparannya, Mukhamad Hamid Samiaji menjelaskan bahwa asesmen autentik mengukur kemampuan nyata siswa melalui aktivitas yang kontekstual, relevan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Asesmen bukan hanya angka, tetapi gambaran utuh tentang kompetensi siswa. Karena itu, penilaian harus sahih, objektif, dan adil,” tegasnya saat memaparkan prinsip-prinsip asesmen di Madrasah Ibtidaiyah.

Materi disampaikan secara sistematis, mulai dari konsep dasar penilaian di MI, teknik penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan, hingga penerapan penilaian formatif dan sumatif. Mahasiswa diperkenalkan pada tiga domain penilaian utama:
- Penilaian Sikap melalui observasi, penilaian diri, dan antarteman
- Penilaian Pengetahuan melalui tes tertulis, tes lisan, serta tugas individu maupun kelompok
- Penilaian Keterampilan melalui praktik, proyek, dan portofolio
Pada bagian lain, pemateri menekankan bahwa penilaian formatif berfungsi memberikan umpan balik berkelanjutan selama proses pembelajaran, sedangkan penilaian sumatif digunakan untuk mengevaluasi pencapaian siswa di akhir periode mengajar.
Lebih jauh, mahasiswa diajak memahami konsep Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) serta faktor-faktor yang memengaruhi standar ketuntasan belajar siswa. Menurut Samiaji, guru MI harus mampu merancang penilaian yang tidak hanya mengukur hasil, tetapi juga memotret proses berpikir dan perkembangan keterampilan siswa.
Kuliah dosen tamu ini mendapat antusias tinggi dari mahasiswa PGMI yang memenuhi ruang C4. Sejumlah mahasiswa juga mengajukan pertanyaan terkait penerapan asesmen autentik di kelas besar, penggunaan portofolio, serta integrasi penilaian formatif dengan metode pembelajaran aktif.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program penguatan akademik Prodi PGMI yang konsisten menghadirkan praktisi dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk memperkaya wawasan mahasiswa. Melalui kuliah ini, FTIK UIN Saizu berharap calon guru MI memiliki keterampilan evaluasi yang lebih komprehensif dan siap diterapkan di lapangan.