Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Penguatan Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa FTIK Jelang PPL I Tahun 2025

IMG_1910
Berita

Penguatan Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa FTIK Jelang PPL I Tahun 2025

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa menjadi pendidik profesional melalui penyelenggaraan Workshop Keterampilan Dasar Mengajar (KDM) bagi enam program studi kependidikan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 22–24 Juli 2025, bertempat di Auditorium Utama FTIK, diikuti oleh mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Tadris Bahasa Inggris (TBI), Tadris Matematika (TMA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Workshop ini dirancang sebagai bekal awal sebelum mahasiswa melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan I (PPL I), yang akan dimulai pada akhir bulan Juli. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting dalam proses pembelajaran di kelas, seperti keterampilan bertanya, penggunaan media, teknik penilaian, keterampilan memberikan penguatan, pengelolaan kelas, membimbing diskusi kelompok kecil, hingga keterampilan membuka dan menutup pelajaran secara efektif. Setiap sesi diisi oleh narasumber berpengalaman yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing program studi. Di antaranya adalah Muhamad Riza Chamadi, M.Pd.I dan Fatkhatul Mar’ah, M.Pd. untuk mahasiswa PAI, Ade Christanty Yudha Bestari, M.Si. dan Faizal Alifiandi, S.Pd. untuk mahasiswa PBA, TBI, dan TMA, serta Nur Hafidz, M.Pd. dan Ina Sumantri, S.Pd. untuk mahasiswa PGMI dan PIAUD. Ketiga hari tersebut juga menghadirkan Drs. H. Yuslam, M.Pd., selaku Kepala Laboratorium FTIK, yang turut memberikan materi keterampilan mengajar inti sekaligus pengarahan teknis pelaksanaan PPL.

Dalam sambutannya, Drs. H. Yuslam, M.Pd. menyampaikan bahwa workshop ini menjadi momen penting untuk menyatukan pemahaman, meningkatkan kesiapan, serta menanamkan semangat profesionalisme dalam diri mahasiswa. Menurutnya, penguasaan keterampilan dasar mengajar bukan hanya sekadar syarat administratif untuk melaksanakan PPL, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter dan jati diri sebagai calon guru. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk tanggung jawab akademik dan moral.

Para peserta workshop hadir dengan mengenakan seragam resmi FTIK: atasan putih, bawahan hitam, jas almamater, serta kelengkapan identitas lainnya. Kehadiran yang disiplin dan antusiasme peserta mencerminkan semangat tinggi untuk menyambut pengalaman praktik yang sesungguhnya di sekolah-sekolah mitra. Di akhir sesi, panitia memberikan pengarahan teknis mengenai pelaksanaan PPL I yang mencakup kelengkapan administrasi, penugasan individu maupun kelompok, serta etika dan budaya kerja di lapangan.

Melalui workshop ini, FTIK menegaskan posisinya sebagai fakultas yang tidak hanya unggul dalam teori keilmuan, tetapi juga dalam praktik pendidikan. Dengan menyasar enam program studi sekaligus, kegiatan ini menjadi refleksi konkret atas upaya kolaboratif dalam membangun mutu lulusan yang siap pakai dan relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini. Ke depan, diharapkan mahasiswa FTIK mampu mengimplementasikan seluruh keterampilan yang telah diperoleh dalam ruang kelas yang nyata, serta terus berkembang sebagai pendidik yang kreatif, komunikatif, dan berkarakter.