Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Prodi Tadris Bahasa Inggris, FTIK, UIN Saizu Purwokerto Sukses Gelar Konferensi Internasional COTEFL-CELTI 2025 dan Borong Prestasi Akademik

WhatsApp Image 2025-07-25 at 10.51.30
Berita

Prodi Tadris Bahasa Inggris, FTIK, UIN Saizu Purwokerto Sukses Gelar Konferensi Internasional COTEFL-CELTI 2025 dan Borong Prestasi Akademik

Purwokerto, 24 Juli 2025 — Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto sukses mengukir prestasi akademik sekaligus organisatoris melalui penyelenggaraan The 5th CELTI (Conference on English Language Teaching) yang berkolaborasi dengan The 12th COTEFL (Conference on Teaching English as a Foreign Language). Konferensi internasional hybrid ini berlangsung meriah pada 23–24 Juli 2025 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai institusi di dalam dan luar negeri.

Mengusung tema “Paths to Maximize the AI’s Roles in Shaping Future Language Education and Literary Studies,” konferensi ini menjadi ajang diskusi akademik global tentang peran strategis kecerdasan buatan dalam pembelajaran bahasa dan sastra.

Sebagai co-host, Prodi Tadris Bahasa Inggris UIN Saizu tidak hanya berhasil menghadirkan rangkaian kegiatan ilmiah berkualitas tinggi, tetapi juga menunjukkan eksistensinya dalam forum akademik internasional. Salah satu dosen TBI, Maulana Mualim, M.A., tampil sebagai plenary speaker, membawakan materi berjudul “From Knowledge to Action: Investigating EFL Pre-Service Teachers’ TPACK and Their Behavioral Intention in Utilizing AI”. Presentasinya mendapat apresiasi luas karena relevan dengan dinamika pembelajaran bahasa era digital.

Peran strategis dosen TBI juga tampak dalam plenary sessions, di mana dua dosen UIN Saizu—Desi Wijayanti Ma’rufah, S.Pd., M.Pd. dan Khoerunnisa Dwinalida, M.Pd. ditunjuk sebagai moderator dalam sesi pleno yang melibatkan para pakar internasional seperti Dr. Ana Mae M.Monteza (UM, Digos College Phillipines, Dr. Marshella Lie (City University of New York) dan Dr. Serap Emen (Turkey).

Selain sukses dalam penyelenggaraan, Prodi TBI juga memborong penghargaan akademik, di antaranya, Best Presenter pada parallel session pada masing-masing ruangan yaitu Septibinar Mahara Azani, Bunga Anisa, Fathi Zulfa Ghifari, Sofyan Qurniawan, dan Deni Iftikhar Ibnu Eldar. Selain itu juga beberapa mahasiswa TBI meraih juara Best Paper for Students, Zaenun Nadhif – Analysis of Authentic Materials in “Work in Progress” dan Septibinar Mahara Azani – Use of Discord to Enhance Speaking Skills.

Konferensi ini juga membuka peluang publikasi ilmiah internasional melalui berbagai kanal terindeks seperti INSANIA, LEKSEMA, TARLING, NOTION, dan LEKSIKA. Partisipasi aktif Prodi TBI dalam penyelenggaraan, kepemimpinan ilmiah, dan raihan penghargaan membuktikan kapasitasnya sebagai pusat keunggulan akademik yang kompetitif dan inovatif.

Mengusung semangat keberlanjutan akademik dan inovasi, CELTI 2026 akan kembali hadir tahun depan dengan cakupan tema yang lebih luas dan peluang kolaborasi internasional yang lebih terbuka. Bagi para akademisi, guru, mahasiswa, dan praktisi pendidikan bahasa, inilah saat yang tepat untuk menjadi bagian dari komunitas ilmiah yang dinamis, inovatif, dan global.