Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Pelatihan Qiroatul Akhbar Komunitas Tahta Syajaroh

WhatsApp Image 2026-04-29 at 22.27.38
BeritaPendidikan Bahasa Arab

Pelatihan Qiroatul Akhbar Komunitas Tahta Syajaroh

Purwokerto, 29/04/2026 – Komunitas Tahta Syajaroh kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kompetensi kebahasaan mahasiswa melalui penyelenggaraan Pelatihan Qiroatul Akhbar pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai latar belakang, sebagai bentuk keterbukaan ruang belajar bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan dalam bidang bahasa Arab, khususnya dalam pembacaan teks berita.

Pelatihan ini menghadirkan pemateri, Ruyani Sakhbana, yang memberikan pemaparan komprehensif terkait konsep, tujuan, serta teknik dasar dalam Qiroatul Akhbar. Dalam penyampaiannya, ia menekankan bahwa kemampuan membaca berita berbahasa Arab tidak hanya menuntut kefasihan linguistik, tetapi juga penguasaan intonasi, artikulasi, serta ekspresi yang tepat agar informasi dapat tersampaikan secara jelas dan menarik.

“Qiroatul Akhbar bukan sekadar membaca teks, tetapi bagaimana kita mampu menghadirkan informasi secara komunikatif dan berkarakter. Di sinilah perpaduan antara kemampuan bahasa dan kepercayaan diri menjadi sangat penting,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif, di mana peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung teknik pembacaan berita. Melalui sesi praktik ini, mahasiswa dilatih untuk mengatur tempo, intonasi, serta penekanan kata dalam teks berbahasa Arab, sehingga penyampaian informasi menjadi lebih efektif dan profesional.

Pelatihan ini dirancang sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang komunikasi, khususnya dalam konteks penyampaian informasi berbasis bahasa Arab. Kemampuan ini dinilai penting, terutama bagi mahasiswa yang bergerak di bidang pendidikan dan dakwah, di mana keterampilan berbicara di depan publik menjadi salah satu kompetensi utama.

Melalui kegiatan ini, Komunitas Tahta Syajaroh berharap mahasiswa tidak hanya mampu membaca teks berita berbahasa Arab dengan lancar, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dalam menyampaikan informasi secara profesional. Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi mahasiswa yang komunikatif, terampil, dan siap berkontribusi dalam berbagai ruang publik berbasis keilmuan dan bahasa.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dikembangkan dengan materi yang lebih variatif, sehingga mampu menjawab kebutuhan mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan bahasa Arab secara komprehensif. Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Tahta Syajaroh kembali menegaskan perannya sebagai komunitas yang aktif dalam membangun budaya literasi dan komunikasi di kalangan mahasiswa, sekaligus memperkaya dinamika akademik di lingkungan kampus.