Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Olimpiade Sains dan Agama 2025 Digelar!, Ratusan Peserta SD/MI Ikuti Kompetisi Tahunan

WhatsApp Image 2025-11-16 at 15.42.34
Berita

Olimpiade Sains dan Agama 2025 Digelar!, Ratusan Peserta SD/MI Ikuti Kompetisi Tahunan

Banjarnegara, 16 November 2025 — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menggelar Olimpiade Sains dan Agama (OSA) di Aula Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Banjarnegara, Minggu 16 November 2025. Ajang tahunan yang di selenggarakan HMPS PGMI ini diikuti puluhan sekolah dasar dan madrasah dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Dekan FTIK Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menekankan pentingnya integrasi sains dan agama sebagai karakter utama pendidikan. Menurutnya, kompetisi seperti OSA tak hanya dimaksudkan untuk mengasah kemampuan akademik siswa, tetapi sekaligus membentuk kepekaan moral.

“Sejak masa keemasan Islam, para ilmuwan besar tak pernah memisahkan pengetahuan dari nilai agama. Kami ingin anak-anak tumbuh sebagai saintis yang peka sekaligus berakhlak,” ujarnya. Beliau juga menyebut integrasi keilmuan sebagai fondasi yang penting untuk menghadapi masa yang akan datang. “Kecerdasan tanpa moral hanya melahirkan kekosongan, dan moral tanpa kecerdasan membuat generasi mudah tergagap menghadapi perubahan.”

Dekan juga menyampaikan bahwa OSA menjadi bagian dari kontribusi kampus bagi pendidikan dasar. Ia berharap kegiatan itu dapat memantik semangat belajar peserta dan memperluas ruang pembinaan talenta sejak usia sekolah.

Ketua HMPS PGMI, Kyseva Maharani, menyebut OSA sebagai program unggulan organisasi mahasiswa yang telah berjalan konsisten setiap tahun. “Kami berupaya menjaga kualitas penyelenggaraan. Terima kasih kepada dekan, kajur, koorprod, dan seluruh panitia,” ujarnya.

Adapun ketua panitia, Rizqa Nur Assahla, menyampaikan terima kasih kepada para guru pendamping serta meminta maaf jika pelaksanaan kompetisi masih menyisakan kekurangan

Data panitia menunjukkan peserta tahun ini berasal dari Banjarnegara, Banyumas, Kebumen, dan Cilacap. Mereka berkompetisi dalam tiga mata lomba yaitu Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), Matematika, dan Pendidikan Agama Islam (PAI).

Beberapa sekolah yang berpartisipasi antara lain SDN 1 Parakancanggah, SDN 2 Sawal, SDN 1 Krandegan, SDN 2 Pucang, SDN 1 Kaliwinasuh, MIN 4 Kebumen, MIN 3 Banyumas, hingga MIN 3 Cilacap. Jumlah peserta mencapai puluhan siswa dengan variasi tingkat kemampuan yang cukup beragam.

Panitia menyebut tujuan utama OSA bukan sekadar mengejar piala, tetapi memperluas pengalaman belajar. penyelenggaraan OSA 2025 berjalan lancar meskipun diadakan dalam situasi program asistensi mengajar yang berjalan dibanjarnegara.