Gelar Rapat Koordinasi Implementasi Program Kerja 2026, FTIK Perkuat Produktivitas dan Layanan Berdampak
10/02/2026 2026-02-11 9:40Gelar Rapat Koordinasi Implementasi Program Kerja 2026, FTIK Perkuat Produktivitas dan Layanan Berdampak
Gelar Rapat Koordinasi Implementasi Program Kerja 2026, FTIK Perkuat Produktivitas dan Layanan Berdampak
Purwokerto (10/02/2026) Di tengah tuntutan peningkatan mutu layanan dan kinerja institusi pendidikan tinggi, penyamaan persepsi serta penguatan strategi menjadi kunci agar program kerja tidak sekadar berjalan, tetapi benar-benar menghadirkan dampak nyata. Berangkat dari hal tersebut, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menyelenggarakan Rapat Koordinasi Implementasi Program Kerja Tahun 2026 dengan mengusung tema “FTIK Produktif dan Berdampak”.
Rapat koordinasi yang digelar di Rumah Makan Pringgading tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, serta tenaga kependidikan (tendik). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk penyamaan persepsi, evaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya, serta perumusan langkah konkret implementasi program kerja FTIK tahun 2026 agar selaras dengan Perjanjian Kinerja (Perkin).
Dalam sambutannya, Dekan FTIK Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menegaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan momentum penting untuk menyatukan persepsi dan memperkuat strategi agar seluruh program kerja benar-benar berorientasi pada produktivitas dan Berdampak.
“Output utama dari rapat koordinasi ini adalah penyamaan persepsi dan perumusan strategi bersama agar seluruh layanan yang kita berikan benar-benar selaras dengan Perjanjian Kinerja (Perkin) yang ada,” tegasnya.
Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menjelaskan bahwa tema FTIK Produktif dan Berdampak tidak sekadar jargon, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk capaian konkret.
“Kita harus melihat capaian Perkin 2025 sebagai bahan refleksi. Apa yang sudah baik perlu kita perkuat, dan apa yang masih kurang harus kita benahi. Take line FTIK ke depan adalah produktif menghasilkan sesuatu dan memberikan dampak nyata,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya survei kepuasan layanan sebagai instrumen evaluasi mutu untuk mengukur sejauh mana layanan FTIK dirasakan oleh mahasiswa.
“Survei kepuasan penting agar kita mengetahui sejauh mana layanan yang sudah kita berikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa, sehingga perbaikan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Selain itu, Prof. Fauzi juga mendorong penguatan dan pembaruan data penelitian serta publikasi dosen, khususnya pada platform Google Scholar dan SINTA, sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas akademik dan reputasi institusi.
“Kita perlu terus meng-update data penelitian, publikasi, dan sitasi. Ini penting agar produktivitas akademik FTIK dapat terlihat dan berdampak pada penguatan reputasi fakultas,” jelasnya.
Seluruh program kerja FTIK tahun 2026, lanjut Dekan, harus selaras dengan kebijakan nasional dan global, seperti Asta Protas, Asta Cita, serta Sustainable Development Goals (SDGs). Optimalisasi Talenta (Tugas Akhir Elektronik Terintegrasi) juga ditegaskan sebagai bagian dari transformasi digital layanan akademik yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan tugas akhir mahasiswa.
Memasuki sesi berikutnya, Wakil Dekan II Dr. Nur Fuadi, M.Pd.I. memaparkan finalisasi time schedule kegiatan fakultas tahun 2026 serta strategi pelaksanaan program kerja yang efektif dan efisien.
“Penjadwalan kegiatan kita susun secara sistematis agar seluruh program kerja berjalan tepat waktu, tidak tumpang tindih, dan mudah dievaluasi capaian kinerjanya,” jelas Wakil Dekan II.
Sementara itu, Wakil Dekan I Prof. Dr. Suparjo, M.A. menyampaikan strategi pencapaian Perkin 2026 bidang akademik, termasuk penguatan administrasi akademik, pengelolaan tugas akhir, serta peningkatan kualitas layanan akademik mahasiswa.
“Administrasi akademik, tugas akhir, dan layanan kepada mahasiswa harus tertata, jelas alurnya, dan memberikan kemudahan. Sistem yang sudah ada perlu kita jalankan secara konsisten agar benar-benar berdampak,” ujarnya.
Adapun Wakil Dekan III Prof. Dr. H. Subur, M.Ag. memaparkan agenda pengembangan kemahasiswaan, tracer study, dan program alumni back to campus sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kemahasiswaan yang produktif dan berkelanjutan.
“Kegiatan kemahasiswaan tidak boleh berhenti pada seremonial, tetapi harus mampu membentuk karakter, kepemimpinan, dan daya saing mahasiswa,” tutur Wakil Dekan III.
Diskusi yang melibatkan pimpinan fakultas, kaprodi, sekprodi, dan tendik berlangsung aktif dengan berbagai masukan konstruktif. Forum ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjadikan FTIK sebagai fakultas yang produktif dalam kinerja dan berdampak.
Menutup rangkaian kegiatan, Dekan FTIK menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta dan menyatakan bahwa rapat koordinasi ini berjalan sangat baik.
“Alhamdulillah, rapat koordinasi ini berlangsung interaktif dan sukses besar. Ini menunjukkan kesiapan dan komitmen seluruh unsur FTIK untuk terus bergerak maju sebagai fakultas yang produktif dan berdampak,” pungkasnya.