FTIK UIN Saizu Lantik Komunitas, Staf SEMA, dan Staf Muda DEMA di Bulan Ramadhan
24/02/2026 2026-02-24 14:26FTIK UIN Saizu Lantik Komunitas, Staf SEMA, dan Staf Muda DEMA di Bulan Ramadhan
Purwokerto (24/02/2026) — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar Pelantikan Komunitas se-FTIK, Staf Senat Mahasiswa (SEMA), dan Staf Muda Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) pada pukul 09.30 WIB, bertempat di Auditorium UIN Saizu. Momentum pelantikan yang berlangsung di bulan suci Ramadhan ini berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menyampaikan bahwa pelantikan di bulan Ramadhan memiliki makna spiritual yang mendalam. “Di bulan Ramadhan ini kalian dilantik, kalian diberi amanah. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi tanggung jawab moral dan intelektual yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh,” tegasnya.
Beliau juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah resmi dilantik, sekaligus memberikan apresiasi kepada para pengurus sebelumnya yang telah menyelesaikan masa khidmatnya sebagai demisioner. Menurutnya, keberlanjutan organisasi mahasiswa tidak terlepas dari kontribusi dan fondasi yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa komunitas mahasiswa di lingkungan fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan merupakan ruang strategis untuk mengasah kompetensi dan keterampilan. “Komunitas adalah tempat bertumbuh, tempat mengasah skill, memperluas jejaring, serta melatih kepemimpinan. Dari komunitas inilah akan lahir prestasi-prestasi gemilang,” ungkapnya optimistis.
Prof. Fauzi juga menyoroti fenomena menurunnya minat mahasiswa terhadap organisasi kemahasiswaan (ormawa) yang terjadi di berbagai perguruan tinggi. Namun demikian, ia melihat dinamika berbeda pada komunitas di lingkungan FTIK. “Fenomena rendahnya minat terhadap ormawa memang ada, tetapi komunitas di FTIK justru bergeliat. Minatnya semakin tumbuh, sejauh yang saya lihat,” jelasnya.
Dalam konteks kepemimpinan masa depan, beliau mengingatkan pentingnya kesungguhan dan visi yang jelas. “Jika Anda bersungguh-sungguh, kalian akan mengetahui peta untuk ke depan. Organisasi ini akan menjadi laboratorium kepemimpinan yang nyata,”. Hal tersebut sejalan dengan visi FTIK dalam membentuk mahasiswa berjiwa leadership dan entrepreneurship. Ia menegaskan bahwa dunia hari ini tidak lagi berjalan secara linear. “Hari ini bukan zamannya linearitas tunggal. Kita harus adaptif. Belajar satu hal bisa membuka keberkahan dan peluang di bidang lain,” ujarnya.
Menurutnya, mahasiswa harus memiliki orientasi majemuk (multiorientation). Artinya, tidak hanya berfokus pada satu kompetensi akademik semata, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, manajerial, kolaboratif, hingga kewirausahaan. Alasan utamanya adalah karena tantangan zaman semakin kompleks dan dinamis; lulusan perguruan tinggi dituntut mampu membaca peluang, memecahkan masalah lintas bidang, serta menciptakan inovasi yang berdampak. Multiorientation menjadikan mahasiswa lebih tangguh, fleksibel, dan siap menghadapi perubahan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya kepengurusan yang aktif, progresif, dan berdampak, baik bagi civitas akademika FTIK maupun masyarakat luas. Dengan amanah yang diemban di bulan penuh berkah, seluruh pengurus diharapkan mampu menjalankan peran secara profesional, kolaboratif, dan berintegritas.