Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

FTIK UIN Saizu Gelar Rapat Evaluasi PPL dan PKL 2025, Soroti Kompetensi dan Disiplin Mahasiswa

WhatsApp Image 2025-12-22 at 20.03.20
Berita

FTIK UIN Saizu Gelar Rapat Evaluasi PPL dan PKL 2025, Soroti Kompetensi dan Disiplin Mahasiswa

Purwokerto, 18 Desember 2025 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun 2025, Kamis (18/12/2025), pukul 08.00 WIB, bertempat di Meeting Room K.H. A. Wahid Hasyim.

Rapat evaluasi ini dipimpin oleh Kepala Laboratorium (Kalab) FTIK, Drs. H. Yuslam, M.Pd., dan dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta perwakilan sekolah dan madrasah mitra. Dalam pengantarnya, Yuslam menegaskan bahwa evaluasi sangat penting dilakukan tidak hanya dari internal kampus, tetapi juga dari pihak sekolah/madrasah sebagai mitra utama pelaksanaan PPL dan PKL.

“Tahun 2025 terdapat penyesuaian penamaan program. PKL diperuntukkan khusus bagi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), sementara PPL dilaksanakan oleh seluruh program studi selain MPI,” jelasnya.

Pada tahun 2025, tercatat 1.005 mahasiswa FTIK mengikuti PPL dan PKL yang ditempatkan di 71 sekolah dan madrasah. Pelaksanaan program berlangsung selama 13 Januari hingga 22 Februari 2025. Disampaikan pula bahwa pada tahun 2026, penempatan mahasiswa Prodi PGMI di wilayah Banjarnegara telah selesai, sehingga tidak semua sekolah/madrasah kembali mendapatkan mahasiswa PPL. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan jumlah kelompok PPL.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan hasil survei kepuasan pelaksanaan PPL, yang menunjukkan beberapa catatan penting, antara lain durasi pelaksanaan yang dirasa masih kurang serta kemampuan mahasiswa yang perlu terus ditingkatkan, terutama dalam kepercayaan diri, penguasaan kelas, dan penerapan metode pembelajaran.

Sejumlah kepala sekolah menyampaikan masukan langsung. Bu Arsiti, Kepala SMP Negeri Baturraden, mengapresiasi kepercayaan FTIK yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi PPL. Ia menyoroti pentingnya penguatan literasi membaca, peningkatan kepercayaan diri mahasiswa, serta pendampingan yang lebih intensif dalam kegiatan pembelajaran dan literasi.

Masukan serupa juga disampaikan oleh perwakilan sekolah dan madrasah lain, di antaranya terkait peningkatan kedisiplinan mahasiswa, pergaulan dan etika berpakaian, serta penguatan literasi digital, khususnya penguasaan aplikasi pendukung pembelajaran seperti Microsoft Word dan Excel. Selain itu, sekolah berharap mahasiswa PPL dan PKL lebih kreatif dalam menyusun modul ajar dan mampu mengaplikasikan teori serta inovasi yang diperoleh di bangku kuliah.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Dekan FTIK UIN Saizu, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa PPL dan PKL merupakan wahana strategis pembentukan jati diri calon pendidik dan tenaga kependidikan.

“PPL dan PKL bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi proses pembelajaran nyata untuk membangun kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa. Masukan dari sekolah dan madrasah menjadi cermin penting bagi FTIK untuk terus melakukan perbaikan,” ujar Prof. Fauzi.

Ia menekankan bahwa mahasiswa FTIK harus tampil sebagai calon guru dan tenaga kependidikan yang berintegritas, berkepribadian baik, disiplin, serta adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam penguasaan literasi digital. Prof. Fauzi juga mengapresiasi kepercayaan dan kerja sama sekolah/madrasah mitra yang selama ini telah berkontribusi dalam mendukung program PPL dan PKL FTIK.

Rapat evaluasi ini diharapkan menjadi dasar perbaikan dan penguatan pelaksanaan PPL dan PKL pada tahun-tahun mendatang, sekaligus mempererat sinergi antara FTIK UIN Saizu dengan sekolah dan madrasah mitra dalam mencetak lulusan yang unggul dan profesional.