Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

FTIK UIN Saizu Gelar Pelatihan Coding dan AI untuk Mahasiswa Baru

WhatsApp Image 2025-08-28 at 20.39.11
Berita

FTIK UIN Saizu Gelar Pelatihan Coding dan AI untuk Mahasiswa Baru

Purwokerto, 27 Agustus 2025 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sebagai bagian dari program literasi digital, FTIK menyelenggarakan pelatihan coding dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) khusus bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini berlangsung di ruang-ruang kelas FTIK dengan pendampingan langsung dari dua Master Trainer AI Ready ASEAN, Rizki Ayu Febriana dan Aidil Wicaksono.

Pelatihan ini dirancang sebagai tindak lanjut nyata dari agenda literasi digital yang sudah digagas di tingkat internasional. Para mahasiswa baru diberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan konsep coding dasar melalui program Hour of Code. Program ini dikenal efektif untuk pemula karena dikemas secara sederhana, menyenangkan, dan aplikatif. Tidak hanya berhenti pada praktik teknis, mahasiswa juga diajak memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, sekaligus beretika.

Antusiasme mahasiswa baru terlihat jelas sejak sesi dimulai. Mereka aktif bertanya, mencoba instruksi yang diberikan, hingga mendiskusikan pengalaman baru yang diperoleh. Beberapa mahasiswa bahkan mengaku awalnya merasa asing dengan istilah coding, namun setelah mencoba langsung, mereka menemukan bahwa logika coding bisa dipelajari dengan mudah. “Awalnya saya kira sulit, tetapi ternyata menyenangkan. Saya jadi lebih percaya diri untuk terus belajar tentang teknologi,” ujar salah seorang mahasiswa baru dengan penuh semangat.

Kegiatan ini bukan hanya memberikan pengalaman praktis, melainkan juga memperkenalkan pola pikir baru bagi mahasiswa baru FTIK. Dalam dunia pendidikan yang semakin erat kaitannya dengan teknologi digital, kemampuan memahami dasar coding dan AI menjadi modal penting. FTIK menilai bahwa literasi digital perlu dibangun sejak awal perjalanan akademik mahasiswa, sehingga mereka terbiasa memandang teknologi bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai mitra yang mendukung kreativitas dan inovasi.

Dekan FTIK, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menegaskan pentingnya pelatihan semacam ini bagi mahasiswa baru. Menurutnya, generasi pendidik di masa depan tidak cukup hanya menguasai teori, tetapi juga harus cakap dalam memanfaatkan teknologi. “Pelatihan ini adalah langkah awal untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan abad 21. Dengan kemampuan literasi digital, mereka bisa menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan, interaktif, dan menyentuh kebutuhan zaman,” tuturnya.

Pelatihan coding dan AI ini juga sejalan dengan visi FTIK untuk menjadi pelopor digitalisasi pendidikan Islam. Dengan pengalaman langsung ini, mahasiswa baru diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai etika dengan penguasaan teknologi. Hal ini penting agar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tetap berada dalam koridor moral yang membangun peradaban.

Kegiatan pelatihan di kelas berlangsung hingga siang hari dengan suasana yang penuh keakraban. Para trainer tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga berbagi kisah inspiratif tentang bagaimana coding dan AI telah membuka peluang besar di dunia pendidikan maupun industri. Mahasiswa pun mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memotivasi mereka untuk terus mendalami literasi digital di masa studi mereka.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, FTIK menegaskan posisinya sebagai fakultas yang progresif dan visioner. Sejak hari pertama mereka memasuki dunia kampus, mahasiswa baru sudah dibekali wawasan dan keterampilan praktis yang akan menjadi bekal berharga di masa depan. Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi pendidik yang profesional, melek teknologi, dan berdaya saing global, tanpa meninggalkan akar nilai keislaman yang menjadi identitas utama UIN Saizu Purwokerto.