FTIK UIN SAIZU dan Badko LPQ Banyumas Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan Al-Qur’an
08/07/2025 2025-07-28 13:27FTIK UIN SAIZU dan Badko LPQ Banyumas Teken MoU, Perkuat Sinergi Pendidikan Al-Qur’an
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kabupaten Banyumas pada Jumat, 4 Juli 2025. Acara penandatanganan berlangsung di Ruang A. Wahid Hasyim FTIK dan dihadiri oleh pimpinan fakultas serta jajaran pengurus Badko LPQ. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan nonformal berbasis Al-Qur’an dalam meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput.
Nota kesepahaman tersebut mencakup beberapa poin kerja sama strategis, seperti penguatan kompetensi guru TPQ melalui program pembinaan berkelanjutan, pengembangan kurikulum berbasis nilai-nilai Islam, pelatihan berbasis kebutuhan lapangan, serta pelibatan mahasiswa dalam kegiatan riset dan pengabdian masyarakat. FTIK UIN SAIZU berkomitmen untuk berkontribusi nyata dalam mendukung profesionalisme dan tata kelola kelembagaan TPQ di wilayah Banyumas.
Dekan FTIK, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dari implementasi tridarma perguruan tinggi yang bermuara pada kebermanfaatan ilmu. “Kami percaya bahwa TPQ adalah fondasi penting dalam pembentukan karakter anak bangsa. Melalui kolaborasi ini, kami ingin turut hadir dalam penguatan sistem pendidikan Al-Qur’an yang tidak hanya kuat secara nilai, tapi juga tertib secara kelembagaan,” ujarnya.
Ketua Badko LPQ Kabupaten Banyumas menyampaikan antusiasmenya terhadap penandatanganan MoU ini. Ia menilai kerja sama dengan FTIK UIN SAIZU akan memberikan dampak positif dalam peningkatan mutu pengajaran dan tata kelola TPQ. “Kami sangat berharap pendampingan akademik dari kampus ini dapat memberikan solusi atas berbagai tantangan yang kami hadapi, khususnya dalam aspek administrasi, kurikulum, dan kompetensi SDM,” ungkapnya.
Melalui MoU ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan berbagai program bersama terutama yang mencakup tridharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian yang secara spesifik di antaranya melingkupi pelatihan penyusunan perangkat ajar, workshop manajemen TPQ, riset tindakan, hingga peningkatan kompetensi guru Al-Qur’an. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya TPQ yang unggul, profesional, dan berkelanjutan sebagai bagian integral dari sistem pendidikan Islam nasional.