Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Formulasi Visi Strategis FTIK: Pendidikan Islam Integratif dan Penguatan Profil Lulusan Berjiwa Leadership–Entrepreneurship

WhatsApp Image 2025-07-11 at 20.58.23
Dekan

Formulasi Visi Strategis FTIK: Pendidikan Islam Integratif dan Penguatan Profil Lulusan Berjiwa Leadership–Entrepreneurship

Visi institusi pendidikan merupakan fondasi utama yang mengarahkan seluruh kebijakan, program, dan strategi pengembangan keilmuan. Di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), visi dirumuskan sebagai respons terhadap dinamika zaman serta kebutuhan akan model pendidikan Islam yang relevan, bermakna, dan berdaya saing global.

Visi FTIK berbunyi: “Menjadi LPTK yang unggul dan progresif dalam pengembangan pendidikan Islam integratif untuk menghasilkan lulusan berjiwa leadership–entrepreneurship di Asia Tenggara pada tahun 2040.” Dalam visi tersebut, istilah “unggul dan progresif” menunjukkan orientasi pada peningkatan mutu akademik, inovasi kelembagaan, serta daya lenting terhadap perubahan global. Unggul mencerminkan pencapaian kualitas yang melampaui standar, sementara progresif menandakan semangat adaptif dan transformasional terhadap tantangan zaman.

Konsep “pendidikan Islam integratif” merupakan penegasan terhadap pendekatan keilmuan yang menyatukan dimensi spiritual, intelektual, dan sosial secara utuh. Pendidikan tidak boleh terjebak pada sektoralitas keilmuan, tetapi harus mampu membangun keterkaitan antara nilai-nilai Islam dengan kompleksitas kehidupan modern. Dalam kerangka ini, Islam tidak hanya menjadi objek studi, melainkan berfungsi sebagai landasan nilai, sumber inspirasi, serta kekuatan penggerak perubahan.

Penguatan profil lulusan berjiwa leadership–entrepreneurship menjadi sasaran strategis dari visi tersebut. Profil ini mengacu pada sosok yang memiliki keunggulan moral dan spiritual sebagai dasar etis dalam mengambil keputusan dan bertindak. Kepekaan sosial dan kemampuan menjalin kolaborasi menjadi bagian penting dalam membentuk karakter kepemimpinan yang inklusif dan komunikatif. Selain itu, kemampuan dalam menyelesaikan masalah, menangkap peluang, serta menciptakan solusi inovatif merupakan ciri utama dari jiwa kewirausahaan yang berorientasi pada perubahan. Lulusan dengan profil ini juga ditandai dengan produktivitas tinggi dan semangat berkarya nyata, menjadikan hasil pemikiran dan tindakan sebagai kontribusi yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Penghargaan terhadap keberagaman serta keterbukaan terhadap perbedaan menjadi nilai penting dalam membentuk karakter yang toleran dan visioner. Di samping itu, kemampuan berpikir kritis, sistematis, dan humanis melengkapi kapasitas intelektual yang dibutuhkan dalam dunia yang terus berubah. Keseluruhan karakter ini berpadu dalam kemampuan adaptif yang dinamis, menjadikan lulusan tidak hanya responsif tetapi juga proaktif dalam menghadapi perubahan global.

Untuk mencapai visi tersebut, pendekatan integratif dalam pengembangan keilmuan menjadi fondasi utama. Pendidikan harus dilandaskan pada keilmuan yang kuat dan bernilai, dengan Islam sebagai pusat orientasi dan dialektika dalam setiap disiplin ilmu yang dikembangkan. Inilah yang membedakan FTIK sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mentransmisikan ilmu, tetapi juga mentransformasikan nilai dan membentuk peradaban.

Sebagai institusi akademik, arah strategis ini diperkuat oleh tiga isu kunci yang menjadi landasan program dan kegiatan: kualitas (quality), relevansi (relevancy), dan kebermanfaatan (beneficity). Setiap langkah pengembangan diarahkan untuk menjamin akses terhadap pendidikan bermutu, kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat, serta dampak nyata bagi lingkungan sosial.

Dengan mengusung prinsip kerja berbasis pemikiran, ketulusan, dan konsistensi gerak, transformasi pendidikan Islam yang integratif dan berorientasi masa depan menjadi keniscayaan. Prinsip “Work hard in silence, let success be your noise” serta semangat “Visi, Aksi, Harmonisasi” menjadi representasi budaya kerja akademik yang visioner, strategis, dan kolaboratif.

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan terus menapaki jalan pembaruan keilmuan untuk melahirkan lulusan yang mampu membawa perubahan nyata di tengah masyarakat global yang kompleks dan dinamis.