Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Alumni Prodi MPI FTIK UIN Saizu Ukir Prestasi Nasional dan Internasional: Dari Jakarta hingga Osaka

Gedung FTIK
Berita

Alumni Prodi MPI FTIK UIN Saizu Ukir Prestasi Nasional dan Internasional: Dari Jakarta hingga Osaka

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui kiprah para alumninya di kancah nasional dan internasional. Tiga alumni Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) berhasil mencatatkan kontribusi luar biasa dalam dunia pendidikan, baik di tingkat kebijakan nasional maupun dalam pengembangan kompetensi global.

Nia Nur Partiwi, S.Pd., M.M., alumni MPI angkatan 2017, secara resmi diangkat sebagai Tenaga Ahli di Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sejak Maret 2025. Sementara itu, dua alumni lainnya, yaitu Hamam Abdullah (angkatan 2018) dan Shafa Marchiana (angkatan 2019), sukses lolos seleksi dan kini tengah mengikuti program magang internasional di Osaka, Jepang.

Dekan FTIK, Prof. Dr. H. Fauzi, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa ketiga alumni tersebut. Menurut beliau, keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa pendidikan di FTIK, khususnya Prodi MPI, mampu mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap bersaing dalam lingkup strategis dan global.

“Saya sangat bangga atas pencapaian Nia Nur Partiwi, Hamam Abdullah, dan Shafa Marchiana. Ini menunjukkan bahwa kualitas lulusan kita mampu menembus lembaga strategis nasional dan internasional. Mereka adalah bukti nyata bahwa MPI FTIK UIN Saizu terus melahirkan generasi yang unggul, kompetitif, dan visioner,” tutur Prof. Fauzi.

Prof. Fauzi menambahkan bahwa magang internasional di negara maju seperti Jepang memberikan peluang besar untuk pembelajaran lintas budaya, penguatan etos kerja, serta pengembangan wawasan global bagi alumni. Sementara itu, keberhasilan menembus posisi strategis di kementerian merupakan bentuk kontribusi konkret alumni FTIK dalam pembangunan pendidikan nasional.

“Kita berharap nilai-nilai kedisiplinan dan profesionalisme yang mereka dapatkan di Jepang maupun di Kementerian bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa aktif untuk terus mengembangkan potensi diri. Fakultas akan terus mendukung langkah internasionalisasi serta penguatan karier mahasiswa dan alumni melalui berbagai kolaborasi dan program pengembangan kapasitas,” imbuhnya.

Keberhasilan ini menjadi motivasi kuat bagi seluruh civitas akademika FTIK UIN Saizu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jaringan kerja sama, dan membangun ekosistem akademik yang adaptif serta relevan dengan tantangan zaman. Fakultas berharap akan lebih banyak alumni yang mengikuti jejak prestasi tersebut, baik di tingkat nasional maupun internasional, dan membawa nama baik institusi dalam berbagai medan pengabdian.